Pompa air tidak keluar air adalah masalah yang sering dialami banyak pemilik rumah, terutama saat kebutuhan air sedang tinggi. Mesin pompa menyala normal, suara terdengar kencang, tetapi air sama sekali tidak mengalir dari keran. Kondisi seperti ini sering membuat panik, padahal penyebabnya tidak selalu berasal dari kerusakan mesin.

Berdasarkan pengalaman Regina Teknik sebagai penyedia service pompa air Jakarta, masalah ini lebih sering muncul akibat gangguan pada instalasi, komponen pendukung, atau kondisi sumber air.

Jadi begini, sebelum Anda memutuskan membeli pompa baru atau membongkar mesin sendiri, ada baiknya memahami penyebabnya satu per satu agar tidak salah langkah.

Masalah Masuk Angin pada Pompa Air

Masuk angin menjadi penyebab paling umum ketika pompa menyala tetapi air tidak naik. Udara yang masuk ke pipa hisap memutus daya sedot, sehingga pompa gagal menarik air ke permukaan.

Biasanya, kondisi ini muncul setelah pompa lama tidak digunakan, air sumur sempat habis, atau ada celah kecil pada sambungan pipa.

Untuk mengatasinya, lakukan pemancingan air. Buka tutup pancingan di bagian atas pompa, tuangkan air hingga penuh, lalu nyalakan mesin. Ulangi proses ini sampai udara benar-benar keluar.

Foot Valve Bocor atau Sudah Aus

Selain masuk angin, kerusakan pada foot valve atau tusen klep juga sering menjadi penyebab utama. Komponen ini berfungsi menahan air agar tidak turun kembali ke sumur saat mesin mati.

Jika karetnya mengeras, aus, atau tersumbat pasir, air akan langsung turun ke bawah. Akibatnya, setiap kali pompa dinyalakan, mesin hanya menyedot udara.

Solusi paling efektif untuk kondisi ini adalah mengganti foot valve dengan komponen baru yang kualitasnya lebih baik.

Air Tanah Menurun di Musim Kemarau

Di wilayah padat penduduk seperti Jakarta, turunnya permukaan air tanah sering memicu masalah air tidak naik ke rumah. Saat ujung pipa hisap tidak lagi terendam, pompa tidak akan mampu menyedot air.

Jika kondisi ini dibiarkan, dinamo bisa cepat panas dan berisiko rusak. Oleh karena itu, solusi terbaik adalah memperdalam pipa hisap atau melakukan pengeboran ulang agar mencapai sumber air yang lebih stabil.

Impeller Pompa Sudah Aus

Impeller berperan penting dalam menciptakan daya hisap. Seiring waktu, gesekan pasir halus dapat mengikis gerigi impeller hingga tenaganya melemah.

Akibatnya, mesin tetap berputar normal, tetapi air tidak naik sama sekali. Untuk masalah ini, teknisi perlu membongkar mesin dan mengganti impeller dengan ukuran yang sesuai.

Kebocoran pada Pipa Hisap

Kebocoran kecil pada pipa hisap sering luput dari perhatian, tetapi dampaknya cukup besar. Sambungan yang longgar atau pipa retak memungkinkan udara masuk dan mengganggu sistem vakum.

Solusinya adalah melakukan pengecekan menyeluruh pada jalur pipa hisap, mulai dari sambungan atas hingga bagian bawah sumur.

Baca Juga: Menu Layanan Kami

Kapan Harus Memanggil Teknisi Pompa Air?

Anda masih bisa menangani masalah ringan secara mandiri, seperti masuk angin. Namun, jika gangguan melibatkan foot valve di dasar sumur, impeller aus, kebocoran tersembunyi, atau air tanah menurun, sebaiknya Anda tidak mengambil risiko.

Membongkar pompa tanpa pengalaman justru bisa merusak komponen penting dan membuat biaya perbaikan semakin besar.

Sebagai penyedia service pompa air Jakarta, Regina Teknik siap membantu menganalisa dan memperbaiki masalah pompa air tidak keluar air dengan penanganan yang aman dan bergaransi.

Butuh Service Pompa Air Cepat dan Terpercaya?

Hubungi Regina Teknik – Ahli Pompa Air & Sumur Bor Jakarta
Telepon / WhatsApp: 0812-2284-8859
Email: [email protected]
Layanan: Panggilan 24 Jam & Bergaransi
Konsultasi via WhatsApp tersedia kapan saja

Call Now Button
× Whatsapp Us!